Thursday, December 3, 2009
Sejarah Muay Thai
Muaythai atau Thai Boxing berkembang sejak hampir 1000 tahun yang lalu di Thailand dan telah menjadi olahraga nasional bangsa Thailand. Asal mula olahraga ini bernama Krabbi Krabbong. Pada masa pemerintahan Raja Phra Cao Sua (1702), yang juga dikenal dengan “Tiger King”, beliau mengajarkan Muaythai pada seluruh bala tentaranya. Raja sangat mencintai Muaythai.
Tahun 1774 telah dikenal petarung bernama Nai Khanom Tom, karena perangnya melawan Burma. Waktu itu ia tertangkap bersama dengan beberapa orang dari kota Siam (sekarang Thailand) yang bernama Ayyuthaya, lalu dipenjara di Burma. Nai Khanom Tom adalah petarung hebat pada masanya. Ia mewakili teman-temannya dalam sebuah kontes pertarungan yang diadakan Raja Mangra. Tanpa halangan ia pun berhasil mengalahkan sepuluh petarung terbaik Burma sekaligus dengan tangan kosong. Setelah itu Raja memberikan kebebasan sebagai hadiahnya, dan ia pun kembali ke Ayyuthaya sebagai seorang pahlawan.
Sejak itu seluruh tentara di Thailand berlatih untuk menggunakan Muaythai sebagai bekal apabila mereka perang jarak dekat tanpa senjata. Sejarah tersebut telah melegenda di seluruh pelosok dan menjadi bagian dari kebudayaan Thailand. Sekarang semua orang di Thailand sangat akrab dengan olahraga Muaythai ini sejak masih anak-anak. Bahkan disetiap desa sering melakukan kejuaraan-kejuaraan untuk mempunyai juara-juara yang tangguh.
Memadukan tehnik tendangan, sapuan kaki, lompatan, tehnik siku dan pukulan yang benar-benar ampuh. Bagi yang pernah nonton film Ong Bak pasti kenal ilmu bela diri ini. Disitu Tony Jaa memainkan Muay Thai tanpa trik-trik atau tipuan kayak film-film silat Hongkong.Posted by Dwityanto at 12:03 PM 0 comments
Petinju Nasional Di Hajar Polisi.
Bandung - Alwi Makay (28), petinju peringkat 1 Komisi Tinju Indonesia (KTI), menduga orang yang menghantamkan botol bir ke mulutnya adalah oknum polisi. Kasusnya kini diselidiki oleh Polwiltabes Bandung.
Dituturkan Alwi, saat botol bir merontokkan 3 giginya, ia tidak melihat jelas wajah pelaku. Tetapi ia melihat tiga pria berlari dan salah satunya ia kenal dan langsung dihubunginya.
"Dia mengaku bukan dia, tetapi yang memukul adalah F yang katanya merupakan anggota polisi," ujar Alwi saat dihubungi detikbandung, Rabu (2/12/2009) malam.
Pemukulan ini terjadi pada Rabu (2/12/2009) dini hari, sekitar pukul 03.00 WIB. Atlet binaan Bandung Fighting Club (BFC) itu pun langsung melapor ke Mapolwiltabes Bandung, dan menyertakan bukti visum.
Adanya laporan ini dibenarkan oleh Wakasatreskrim Polwiltabes Bandung Kompol Andree Ghama, dan menyatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan.
"Ini kami masih menyelidiki, korban mendapat informasi bahwa itu polisi dari seseorang yang tidak dikenal korban. Tetapi kami akan melakukan identifikasi," ujarnya saat dihubungi wartawan.
Penganiayaan ini dituturkan Alwi terjadi di luar sebuah tempat hiburan di Jalan Braga, Bandung. Tiba-tiba seorang pria memukulnya dengan botol bir. Akibatnya tiga gigi atas Alwi rontok. Alwi mengaku tidak masuk ke dalam tempat hiburan tersebut karena ada larangan, hanya memenuhi janji bertemu temannya seorang pria di lokasi tersebut.
Sumber: http://www.kaskus.us/showthread.php?t=2863544
Posted by Dwityanto at 11:55 AM 0 comments


