Bandung - Alwi Makay (28), petinju peringkat 1 Komisi Tinju Indonesia (KTI), menduga orang yang menghantamkan botol bir ke mulutnya adalah oknum polisi. Kasusnya kini diselidiki oleh Polwiltabes Bandung.
Dituturkan Alwi, saat botol bir merontokkan 3 giginya, ia tidak melihat jelas wajah pelaku. Tetapi ia melihat tiga pria berlari dan salah satunya ia kenal dan langsung dihubunginya.
"Dia mengaku bukan dia, tetapi yang memukul adalah F yang katanya merupakan anggota polisi," ujar Alwi saat dihubungi detikbandung, Rabu (2/12/2009) malam.
Pemukulan ini terjadi pada Rabu (2/12/2009) dini hari, sekitar pukul 03.00 WIB. Atlet binaan Bandung Fighting Club (BFC) itu pun langsung melapor ke Mapolwiltabes Bandung, dan menyertakan bukti visum.
Adanya laporan ini dibenarkan oleh Wakasatreskrim Polwiltabes Bandung Kompol Andree Ghama, dan menyatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan.
"Ini kami masih menyelidiki, korban mendapat informasi bahwa itu polisi dari seseorang yang tidak dikenal korban. Tetapi kami akan melakukan identifikasi," ujarnya saat dihubungi wartawan.
Penganiayaan ini dituturkan Alwi terjadi di luar sebuah tempat hiburan di Jalan Braga, Bandung. Tiba-tiba seorang pria memukulnya dengan botol bir. Akibatnya tiga gigi atas Alwi rontok. Alwi mengaku tidak masuk ke dalam tempat hiburan tersebut karena ada larangan, hanya memenuhi janji bertemu temannya seorang pria di lokasi tersebut.
Sumber: http://www.kaskus.us/showthread.php?t=2863544
Thursday, December 3, 2009
Petinju Nasional Di Hajar Polisi.
Posted by Dwityanto at 11:55 AM
Subscribe to:
Post Comments (Atom)



0 comments:
Post a Comment